Pengalaman Menyusui Mauza selama 38 Minggu

Hai hai!

Hayoo siapa disini yang masih menyusui? Siapa disini Ibu yang masih bekerja? Siapa disini yang Ibu menyusui dan bekerja?

Memasuki tahun 2017 ini, predikat saya berubah, dari sebelumnya adalah seorang istri yang bekerja menjadi Ibu Bekerja yang Menyusui.

Awalnya, ada ketakutan di diri saya, apa bisa ya menyusui anak yang masih umur 2bulan di rumah, sedangkan saya bekerja di kantor. Tetapi setelah banyak mendengar, membaca, dan meyakinkan diri sendiri, Alhamdulillah sampai sekarang Mauza umur 8 bulan, saya masih full memberikan ASI tanpa ada tambahan sufor sedikitpun :)

Untuk dapat memberikan anak full ASI, tentu tidak serta merta karna saya, banyak yang mendukung saya, terutama suami saya, keluarga saya, dan pemerintah! Yesss! Bagi kalian yang belum tau, pemerintah sangat mendukung Ibu Menyusui loh untuk memberikan ASI kepada anaknya!

Hal ini tercantum di:

- Pasal 128 ayat 1: "setiap bayi berhak mendapatkan air susu ibu eksklusif sejak dilahirkan selama 6 (enam) bulan, kecuali atas indikasi medis"
- Pasal 128 ayat 2 dalam UU Kesehatan: "selama pemberian air susu ibu, pihak keluarga, pemerintah, pemerintah daerah dan masyarakat harus mendukung ibu bayi secara penuh dengan penyediaan waktu dan fasilitas khusus
- Pasal 128 ayat 3 dalam UU Kesehatan: "penyediaan fasilitas khusus sebagaimana dimaksud pada ayat (2) diadakan di tempat kerja dan di tempat sarana umum"
- Pasal 83 Undang-undang No.13/2003 tentang Ketenagakerjaan: "Pekerja/buruh perempuan yang anaknya masih menyusu harus diberi kesempatan sepatutnya untuk menyusui anaknya jika hal itu harus dilakukan selama waktu kerja”

Semua pasal yang saya sebutkan diatas, membutikan bahwa pemerintah mendukung ibu menyusui. Sangat mendukung. Dan untuk Ibu Menyusui yang bekerja jangan takut untuk angkat suara jika tempat kamu bekerja tidak memberikan kesempatan untuk menyusui atau memerah ASI saat bekerja. Gunakanlah waktu sekitar 15-30 menit untuk memompa ASI di kantor jika kamu memakai dual breastpump, atau sekitar 45 menit untuk single breastpump!

ASI sangat penting bagi kehdupan bayimu, jadi jangan di sia-siakan dengan tidak memberikan makanan terbaik ini untuk anak ya! Semangat Ibu Menyusui yang Bekerja :)

Dan sekarang Ibu menyusui ga perlu takut untuk menyusui di sarana umum, seperti tempat perbelanjaan, bandara, gedung kantor, sudah tersedia ruangan Ibu & Anak, yang bertujuan memberikan fasilitas untuk tempat Ibu menyusui anaknya atau sekedar mengganti popok. Kalaupun pas di tempat umum ga ada tempat yang memadai untuk nyusui anak, tenang gengs, sekarang rame banget nursing cover yang bisa menutupi dada si Ibu, jadi orang orang di luar sana ga risih melihat Ibu Menyusui anaknya. PS: saya kadang suka sedih, kalo ada Ibu Ibu yang sampe harus menyusui di kamar mandi, just because hal itu tidak proper dilakukan di tempat umum. Karna prinsip gue adalah ini:


Yess! I do breastfeed in public, karna gue ga mau anak gue kelaperan!! Gue lakukan ini sejak Mauza gue bawa ke tempat umum di umurnya yang sebulan, with nursing cover of course :)

Gue tau menyusui itu tidak mudah, tapi percayalah kalo kalian yakin pasti akan selalu ada jalannya! SE-LA-LU! Dan kalau kalian gagal, jangan putus asa, coba lagi dan lagi! Dulu di bulan-bulan awal gue kerja, pompa elektrik gue rusak, dan gue harus mompa pake manual, hasil yg gue dapat saat mompa manual dengan elektrik jauh banget gengs! Bisa cuman setengahnya, hal ini menyebabkan gue harus mompa sebelum tidur & tengah malam juga. Karna kebutuhan Mauza lebih banyak (saat itu Mauza masih ASI eksklusif), tp seiring dengan Mauza udah MPASI, kebutuhan ASI-nya berkurang (hal ini juga dikarenakan faktor Mauza pake cup feeder untuk media ASIPnya, akan gue ceritain detailnya di post terpisah)

So, semangat ya buibuk yang masih berjuang seperti saya. Pejuang ASI harus saling mendukung satu sama lain, saya yakin kita pasti bisa! Saya masih punya sisa waktu 1 tahun 3 bulan lagi untuk memberikan ASI ke Mauza, sekarang aja ngebayanginnya saya sudah galau duluan, karna saya bener bener ngerasa dekat dan merasa dibutuhkan saat Mauza mau menyusui langsung, karna hal itu hanya bisa dilakukan oleh saya, tidak oleh papanya, tetehnya, eyangkung/eyangti, atau siapapun! Jadi selama dua tahun gue berjuang untuk Mauza!! Kenapa dua tahun? as simple as Islam menyuruh gue untuk melakukan hal itu, jelas sekali disebutkan di Al-Qur'an surah Al-Baqarah ayat 233, yang berbunyi:


Dimana maknanya adalah:
Para Ibu bendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuannya. Dan kewajiban Ayah memberi makan dan pakaian kepada para Ibu dengan cara yang ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya. Janganlah seorang Ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan juga seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya. Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu bila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketabuilah bahwa Allah Mahamelihat apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-Baqarah: 233)

So for me, no excuses to not give my breastmilk to my kids :)

Semoga dengan tulisan ini, para pejuang ASI bisa lebih semangat ya. If I can do it, you can do it also (walau gue masih 38w, tp insyaAllah akan lanjut sampe 2 tahun, dan yaa gue PeDe bisa melakukan itu, gue yakin & percaya)

Yeah, lagi di tengah hutan, saat anak rewel minta nyusu, akan gue usahain walau ribet ;)

PS: Saat kalian down dalam masalah perASI-an, boleh loh tinggalin comment or email aku ya. I open to any discussion & sharing :)

xoxo,
Ummu Mauza

Share:

4 comments

  1. whoaaa keren! semangat indri <3
    saya juga merasakan jadi ibu bekerja yang menyusui. anak pertama dulu saya susui sampai 26 bulan. lalu yang kedua sekarang 17 bulan dan masih terus berjalan. menyusui itu indah sekali kok, dan bekerja bukan jadi alasan untuk berhenti menyusi :)

    ReplyDelete
  2. Mkasih riaa menguatkan sekali... smoga dan smogaa 😘deby juga bsa ya ri.. amin smangattt

    ReplyDelete
  3. Aamiin... Semoga Ria semangat teruuusss!!!!

    ReplyDelete
  4. Saya juga menyusui dimana aja mba, bahkan saya ini petugas wanita satu-satunya di kantor tapi ya tetap aja kalau mau merah ASI atau pas anak dibawa ke kantor saya tetap melakukannya di ruangan kan ada nursing cover atau hijab yang lebar ^^ #HappyBreastfeedingWeekend

    ReplyDelete