Memaknai Tujuan Hidup

Aloha! Apa kabar?

Beberapa bulan terakhir ini saya suka galau. Galau dengan tujuan hidup. Padahal mah saya udah berada di comfort zone banget. Saya sudah menikah, punya anak satu, dan diperbolehkan bekerja oleh suami dikala masih banyak istri yang ingin bekerja tapi tidak diperbolehkan oleh suaminya. 

Nah pertanyaannya kenapa galau? Karna ternyata walau posisi saya di kantor sudah aman dan nyaman, tapi ada yg kurang dari pekerjaan saya. Karna terlalu nyaman sampai saya bosan, karna terlalu mengklotok sampai saya bosan. Saya ingin nilai tambah yg lebih, tp kok ya masih bingung juga arah dan tujuannya mau kemana. Karna sekarang sudah ada faktor lain yg harus saya pertimbangkan dalam menentukan pilihan karier saya. 

Saya tidak bisa pungkiri, suami dan anak adalah faktor yang sangat harus saya pertimbangkan dalam memilih karier saya kedepan. Tapi mereka tidak seharusnya menjadi penghambat karna saya sudah memilih untuk menikah lebih cepat dan punya anak. Tapi tetap saja di hati saya ini masih gundah gulana. Mau kemana sih sebenernya saya dalam hidup ini?

Kalau teman-teman sudah mantep belum dengan tujuan hidupnya? Ada yg galau seperti saya engga? Sharing yuuk! 

xoxo, 
Ummu Mauza

Share:

1 comments

  1. Katanya, sebuah karya lahir dari kegalauan :D

    ReplyDelete